Sariawan Di Mulut

Sariawan pada mulut atau canker sores, ulkus afiosa adalah suatu luka terbuka di dalam mulut yang bisa menimbulkan rasa nyeri, terutama saat mulut digerakkan. Sariawan yang kecil dengan diameter kurang dari satu sentimeter sering muncul dalam satu keompok yang teridir dari 2 sampai 3 luka terbuka dan akan menghilang dengan sendirinya dalam waktu 10 hari tanpa meninggalkan jaringan parut. Ada juga sariawan besar yang membutuhkan waktu berminggu-minggu untuk proses penyembuhan. Bentuknya tidak beraturan dan sering meninggalkan jaringan parut. Namun, jangan khawatir, sariawan jenis ini jarang sekali terjadi.

Gejala utama yang dirasakan saat menderita sariawan dimulut adalah adanya rasa nyeri yang bisa berlangsung selama 4 sampai 10 hari. Dan rasa nyeri ini akan bertambah parah bila lidah menyentuh sariawan atau jika makan makanan yang pedas atau panas.

sariawan1

Sariawan di mulut bisa disebabkan oleh kurangnya vitamin C atau sensitivitas terhadap buah dan sayuran tertentu, misalnya toomat, stroberi dan jeruk. Jika penyebab sariawan adalah kurangnya vitamin C, buatlah jus buah dan sayuran sumber vitamin C, seperti jambu biji, cabai rawit merah, cabai rawit hijau, paprika merah, paprika kuning, paprika hjau, blackcurrant, stroberi, kailan, pepaya, kol mini, kiwi, orange, brokoli, mangga, grapefruit, jeruk dan lemon.

Agar lebih berkhasiat, kombinasikan buah dan sayuran yang disebutkan diatas dengan bahan pangan yang menyegarkan, seperti mentimun, pir, dan daun mint, atau dengan obat alami, seperti air rebusan akar alang=alang dan air rendaman biji selasih. JIka penyebab sariawan adalah sensitivitas terhadap buah dan sayuran tertentu hentikan konsumsi jus buah dan sayuran tersebut.

Posted in Sariawan | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Sariawan Pada Anak

Sariawan merupakan salah satu penyakit yang timbul akibat kekurangan vitamin C atau serat. Untuk mencegahnya anda dapat memperbanyak makanan yang mengandung serat seperti sayuran dan buah. Dengan makan banyak sayuran dan buah, tubuh kita akan mendapat asupan nutrisi yang dibutuhkan tubuh.

Sariawan bisa muncul kembali pada tempat yang sama ataupun berbeda, dengan atau tanpa pemicu fisik seperti tergigit atau tergores. Penyebab utama terjadinya sariawan sampai saat ini belum diketahui pasti, tetapi ada beberapa faktor pemicu sariawan. Faktor terbesar adalaj keturunan, yang diikuti oleh kekurangan zat dalam darah seperti vitamin C, zat besi, folat dan komponen vitamin B lain, luka tergigit pada mulut, stres, gangguan kekebalan tubuh, serta infeksi virus atau bakteri. Selain tiu, pada perempuan, kondisi hormonal juga bisa mempengaruhi datangnya sariawan, misalnya ketika sedang atau menjelang menstruasi.

Buah banyak mengandung vitamin yang dibutuhkan tubuh termasuk vitamin C. Hindari makanan yang terlalu panas, terlalu dingin, dan terlalu pedad. Makanan yang seperti itu akan menyebabkan gusi atau bibir kita luka, serta panas dalam.

Apabila anda terserang sariawan diobati dengan salah satu cara bverikut. Ambilah 1 jari rimpang temulawak, 1 jari buah asam, gula aren, dan 1 gelas air. Setelah itu, cuci bersih temulawak, lalu irirs tipis-topis. Rebus dengan asam dan air hingga mendidih. Setelah dingin, saring. Tambahkan gula aren sambil diaduk. Minum tiap pagi dan sore masing-masing 1/2 gelas.

Posted in Sariawan | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Cara Menghilangkan Sariawan

Sariawan merupakan salah satu lesi atau kelainan berbentuk ulser (borok) di dalam rongga mulut yang sering kali dan banyak dialami orang. Sariawan yang dikenal dengan istilah Aphthous Stomatitis atau Canker Sores bisa membuat orang menjadi pendiam dan tidak suka makan. Karena, walaupun lesi ini kecil namun bisa menimbulkan rasa perih atau sakit apabila teriritasi.

Lesi sariawan biasanya terdapat pada mukosa bibir, pipi, lidah, langit-langit lunak, dan dasar gusi. Penyebab sariawan masih belum jelas, namun banyak teori yang menyebutkan bahwa sariawan berhubungan dengan masalah kekebalan tubuh. Selain itu, beberapa jenis penyakit, kurang asupan nutrisi (khususnya zat besi dan vitamin B12), alergi, trauma (misalnya tergigit), stres, dan perubahan hormonal (siklus menstruasi) juga bisa memicu timbulnya sariawan.

Sariawan bisa muncul dalam ukuran yang kecil, besar, ataupun dalam jumlah yang banyak. Atau juga bisa muncul berulang kali atau istilahnya disebut rekuren. Sebelum terbentuk ulser, biasanya seseorang yang menderita sariawan akan merasakan perih seperti tertusuk ataupun terbakar pada daerah yang meradang. Baru setelah 2 atau 3 hari kemudian mulailah terbentuk lesi ulser pada daerah yang meradang tersebut.

Rasa sakit akibat sariawan yang berukuran kecil biasanya akan hilang antara 7-10 hari, dan lesi ini akan sembuh secara sempurna dalam waktu 1-2 minggu. Apabila ukuran sariawan cukup besar, biasanya butuh waktu mulai dari beberapa minggu sampai beberapa bulan untuk sembuh.

Hal yang perlu diperhatikan, apabila seseorang memiliki sariawan yang tidak kunjung sembuh dalam waktu 1 minggu, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter gigi untuk memeriksakan kondisi dari lesi ini. Karena ada beberapa penyakit lain yang lebih berbahaya yang bentuk kelainannya mirip dengan sariawan, termasuk penyakit berbahaya seperti kanker mulut. Jika memang benar lesi tersebut merupakan tanda adanya penyakit lain, tentunya perawatannya akan lebih baik jika dilakukan sedini mungkin sebelum kondisi nya bertambah parah.

Perawatan Sariawan

Perawatan sariawan lebih terfokus kepada pengurangan gejala rasa sakitnya. Berkumur dengan air hangat dan makan makanan yang lunak dapat mengurangi rasa tidak nyaman akibat sariawan.

Beberapa obat yang dioleskan pada lesi juga bisa melindungi lesi dari iritasi, di antaranya obat-obatan orabase. Bila perlu, dokter gigi dapat meresepkan obat-obatan ini.

Berkumur dengan obat kumur yang bersifat antimikroba juga dapat dilakukan untuk menghindarkan lesi dari infeksi, sehingga proses penyembuhannya pun akan lebih cepat.

Untuk mempercepat masa penyembuhan sariawan juga dapat mengkonsumsi vitamin C yang berperan dalam perbaikan jaringan.

Untuk sariawan yang berukuran cukup besar, biasanya lesi diobati dengan cara mengaplikasikan obat-obatan steroid. Obat-obatan ini dapat mempercepat proses penyembuhan dan mencegah lesi agar tidak bertambah besar.

Posted in Sariawan | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Sakit Sariawan

Salah satu masalah mulut yang menyiksa karena terasa perih dan mengganggu adalah sariawan. Kebanyakan orang pasti pernah mengalaminya, dimana jaringan lunak di mulut terlihat luka kemerahan dan terasa nyeri. Sariawan atau Stomatitis Aftosa Rekuren (SAR) adalah peradangan pada mukosa mulut berupa cekungan dangkal berwarna kekuningan dan dibatasi dengan daerah merah. Luka ini biasanya terdapat pada bagian dalam bibir, pipi, dasar mulut, dan lidah, dan tidak jarang ditemukan pada gusi dan langit-langit mulut.

Berbeda dengan luka tergigit biasa, luka tergigit bisa akan sembuh dan tidak kambuh lagi. Tetapi sariawan merupakan penyakit kambuhan atau berulang dalam hitungan minggu, bulan atau tahunan. Sariawan bisa muncul kembali pada tempat yang sama ataupun berbeda, dengan atau tanpa pemicu fisik seperti tergigit atau tergores.

Macam-Macam Sariawan

Penyebab utama terjadinya sariawan sampai saat ini belum diketahui pasti, tetapi ada beberapa faktor pemicu sariawan.

Faktor-faktor terbesar adalah :

- Keturunan
- Kekurangan zat dalam darah seperti vitamin C, zat besi, folat, dan komponen vitamin B lain
- Luka tergigit pada mulut
- Stres
- Gangguan kekebalan tubuh
- Infeksi virus atau bakteri

Selain itu, pada wanita, kondisi hormonal juga bisa mempengaruhi datangnya sariawan, misalnya ketika sedang atau menjelang menstruasi.

Penyakit sariawan cukup sulit untuk ditangani. Selama penyebabnya belum dihilangkan, sariawan akan terus kambuh. Obat sariawan yang tersedia di pasaran kebanyakan bersifat relief of pain atau hanya mengurangi rasa nyeri, tetapi tidak menyembuhkan sariawan itu sendiri. Untuk mengoptimalkan penyembuhan sariawan agar tidak kambuh secara terus menerus, maka penyebabnya harus segera di cari dengan mengevaluasi setiap faktor penyebab pada penderita. Setiap penderita bisa memiliki cara pengobatan yang berbeda sesuai dengan penyebabnya masing-masing

Posted in Sariawan | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Sariawan

Sariawan atau dalam bahasa kedokteran disebut dengan stomatitis merupakan radang yang terjadi pada mukosa (pipi bagian dalam) mulut, biasanya berupa bercak putih kekuningan. Bercak itu dapat berupa bercak tunggal maupun berkelompok. Sariawan dapat menyerang selaput lendir pipi bagian dalam, bibir bagian dalam, lidah, gusi, serta langit-langit dalam rongga mulut. Meskipun tidak tergolong berbahaya, tapi sariawan sangat mengganggu.

Penyakit ini tergolong penyakit ringan, hanya saja akan mengurangi selera makan, lantarn rasa perih yang dialami akibat sentuhan makanan pada sariawannya. Umumnya lokasi sariawan di bibir, lidah, pipi bagian dalam (mukosa), dan tenggorokan, jarang terjadi pada gusi.

Jenis-Jenis Sariawan

1. Stomatitis Afthosa

Sariawan ini terjadi akibat tergigit atau luka benturan dengan sikat gigi

2. Oral Thrush/Moniliasis

Disebabkan oleh jamur candida albicans, banyak di jumpai di lidah

3. Stomatitis Herpetic

Disebabkan virus herpes simpleks dan berlokasi di bagian belakang tenggorokan

Penyebab Sariawan

Sariawan dapat disebabkan karena :

- Daya tahan tubuh yang rendah

- Kondisi mulut seperti kebersihan mulut yang buruk, luka pada mulut karena makanan atau minuman yang terlalu panas

- Kondisi tubuh seperti adanya alergi atau infeksi

- Luka akibat menyikat gigi terlalu keras atau bulu sikat gigi yang sudah mengembang

- Kekurangan vitamin C dan vitamin B

Pencegahan Sariawan

- Usahakan untuk selalu menjaga kebersihan mulut dan gigi

- Hati-hati saat menggosok gigi anak agar tidak menimbulkan luka di dalam mulut

- Hindari memakan makanan yang terlalu panas

Posted in Sariawan | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment